Jogja, Kota kuno yang intim
2 hari di jogja, saya kira bakal tidak jauh beda dengan bandung. Mengingat keduanya sama-sama kota seni yang besar. Rupanya banyak impresi-impresi yang tidak terduga yang muncul ketika jalan-jalan disini. Kotanya tertata rapi dan bersih. Aroma tradisionalnya juga masih sangat terasa. Berbagai ornamen patung, wayang, pajangan-pajangan batik, pejalan-pejalan kaki yang kuno, ketiadaan akan angkot(WAW!) semuanya bersatu membentuk keselarasan komposisi yang menguatkan kesan hangat dan intim disini. Ya suasana kotanya benar-benar khas. Lebar jalananya yang tidak terlalu besar makin mendukung suasana kota yang kuno dan romantis. Para pengguna mobil dan motor pun masih terbilang tertib jika di bandingkan di Bandung. Karena itu suasananya tidak hiruk pikuk tidak seperti di kota besar.
oh ya, kemarin Saya jalan-jalan ke pasar batik dan menemukan banyak sekali materi-materi desain setidaknya untuk Bulan-bulan Liburan yang kering ide. Saya tidak berhenti untuk memfoto baik secara keseluruhan suasana pasar ataupun kain-kain batik satu-satu secara detail. Memang karakter visual dipasar ini kuat sekali. Banyak pola-pola tertentu yang mungkin tidak tertulis diterapkan secara massal dan rapi. Kumpulan-kumpulan visual di kain-kain kemarin lumayan banyak menghasilkan sketsa yang tidak terduga.
Saya masih punya waktu 2-3 hari, karena itu masih banyak impresi-impresi yang akan datang. Mudah-mudahan bisa merangsang Bulan yang kering dari ide-ide visual demi produktivitas. Hahaha
Oh ia sebelumnya saya minta maaf. Tulisan saya tidak terstruktur dengan baik sekarang. Gaya bahasanya juga tidak konsisten. Jujur, Sudah lama saya tidak menulis. Sudah berbulan-bulan, mungkin hampir sampai 6 Bulan. Saya sangat menyadari kemampuan mengaransir kata jadi sangat berkurang. Karena itu saya ingin mencoba mengasahnya lagi. Sekali lagi maaf.
oh ya, kemarin Saya jalan-jalan ke pasar batik dan menemukan banyak sekali materi-materi desain setidaknya untuk Bulan-bulan Liburan yang kering ide. Saya tidak berhenti untuk memfoto baik secara keseluruhan suasana pasar ataupun kain-kain batik satu-satu secara detail. Memang karakter visual dipasar ini kuat sekali. Banyak pola-pola tertentu yang mungkin tidak tertulis diterapkan secara massal dan rapi. Kumpulan-kumpulan visual di kain-kain kemarin lumayan banyak menghasilkan sketsa yang tidak terduga.
Saya masih punya waktu 2-3 hari, karena itu masih banyak impresi-impresi yang akan datang. Mudah-mudahan bisa merangsang Bulan yang kering dari ide-ide visual demi produktivitas. Hahaha
Oh ia sebelumnya saya minta maaf. Tulisan saya tidak terstruktur dengan baik sekarang. Gaya bahasanya juga tidak konsisten. Jujur, Sudah lama saya tidak menulis. Sudah berbulan-bulan, mungkin hampir sampai 6 Bulan. Saya sangat menyadari kemampuan mengaransir kata jadi sangat berkurang. Karena itu saya ingin mencoba mengasahnya lagi. Sekali lagi maaf.

