Tulisan tempo doeloe
aku tertawa geli melihat tulisan2 kita dahulu
rupanya kita cukup keren dahulu
tidak ada maksud apa2
hanya sekedar memasang foto2 dulu di album baru
---------------------------------
"Yang jelas, pertujukan 'seni' ini telah memberikan arti baru bagi istilah Character Assasination . Ya, sebuah aksi pengkebirian kemampuan dan menjadikan kita sebagai objek-objek tindak kriminal tersembunyi yang tersimpan di dalamnya."
Komentar dari temen gua, Pijar. Gila,keren juga istilah lu jar. Buat gua cukup keren lah buat ukuran anak SMA.HAHAHA
pengkebirian kemampuan ...bla bla bla....that's really cool sentence
---------------------------------
Kamis, 2008 April 24
Pertunjukan Selesai Pak Mentri!
ketika itu drama usai,drama yang tidak ingin kita mainkan
penonton yang kosong meninggalkan gedung opera
para aktor dan aktris lega
karena sekali lagi,
drama itu tidak diinginkan
demi sebuah kebijakan
kita mainkan peran setan masing-masing
(sekali lagi terpaksa)
dahulu sakral, rupanya borok!!!
beginikah ruang belajarku
ahh tidak juga!
aku/kita memang tidak bisa sendiri
kebijakan itu terlalu irasional untuk seorang malaikat
karena setan jalang yang membuat kebijakannya
kita pun ikut2an jalang
dan pada akhirnya
kita menyelesaikan skenarionya dengan baik
,,,
bersihkan diri anda masing-masing teman!
kita akan bertemu di dunia yang lebih bersih kelak,
tidak kotor seperti ini
kita korban ingat!
ini emang puisi gua sendiri, haha..narsis ya
gua suka aja ama puisi gua yang ini.
abis UN beresss rsanya pengen nulis puisi
haha....that was cool scenario dude!
------------------------------------------
"kita" yang akan menuju penguburannya
penguburan waktu untuk waktu yang lama
semoga menjadi memoria yang indah
masih tulisan gua
haha
-------------------------------------
Yap,masi tulisan gua...dan temen2 gua bikin komentar hebat disitu.
Komentar pertama dari si Gilang. Haha tulisannya radical sesuai namanya, tidak pernah sejalur dari jalur mayoritas. Dan sering lahir istilah keren dari dia dan koloni2nya yang sepemikiran.
"ketika ujung jalan ini begitu membuat kita gusar, tak tahu arah dan sedikit malas melanjutkannya. lalu begitu banyak mengkontaminasi otak kita.
ketika kita seolah kemudian bingung untuk mencari persimpangan jalan berikutnya. tak mau saling merelakan, walau jujur jalan dan tujuan kita masing-masing masih begitu panjang.
dan kita sampai pada suatu ketika ini, wajah-wajah cerah lalu menjadi suram. menyikapi berbagai persimpangan di ujung jalan ini, dengan tebing terjal sebelum kita sampai kepadanya."
Tiga alinea pertama dari si kunyuk ini keren buat gua, interpretasi dia dari kehidupan akhir2 SMA anomali dari manusia2 yang lain ketika itu. haha
nice writing bro
komentar laennya dari si sekar sama rara.
Hahaha, mereka berdua termasuk orang yang setia menginterpretasi puisi gua dengan aman, tentram dan apresiatif tentunya. Gua seneng banget kalo ada yang nangis gara1 puisi gua dan 2 orang ini katanya sering (ngakunya gt kan,hahahaha)
pemikiran mereka tulus,
dan masih pada jalur yang benar
,,hehe...thanx for everything ra,,,kar....it was great time with you and other friends in that past
---------------------------------
dan menari bersama
berdiri gagah di atas puncak
tidak ada elegi disitu
yang ada celoteh-celoteh bahagia yang menggema,
tepuk tangan menderu di kandang
dan massa pun tak tahan
merasa sebagai koloni tersolid
sesekali bulu-kudukku merinding,
aku tahu itu sudah lewat
terimakasih atas rindingan dan pelamunannya
aku tidak lupa memori ini
kuharap kita bisa sukses bersama
dan tertawa kembali ketika bertemu
terimakasih atas semuanya,
termasuk tertawanya
sekali lagi aku tidak lupa
---------------------------------------------------------
kudedikasikan syair ini untuk hari ini yang membuatku terjun ke pelamunan yang bahagia,
dan aku tidak merasa rapuh disini
- mendekati surga berkata...
toy, kenapa bagian tirannya g lw tulis. tiran yang selalu berteriak-teriak. dan apalah aku tak senang membahasnya lagi. atau itu tersirat ditulisan ini ?.
- sekar niti wijayanti*sekar berkata...
seberapa cintanya aku pada teman"ku...
aku bangga..walaupun aku tak menikmatinya.
- Titoy berkata...
yaa
kemarin begitu berbeda
baru pertama kali merinding gara2 kaya gt
mudah2an kita sukses semua
- child berkata...
haha bodohnya gw baru mengerti setelah baca beberapa kali.
ente senang?haha anda puas kami lemas.
angkat aku ketika aku lemas.maka bendera kita akan berkibar deras mengatakan peperangan bukan halangan.
- TheRubberMan berkata...
Sekali lagi, ku membaca...
Terus, terus, dan terus...
Berulang, kembali mengulang...
Bosan? Ah, tidak!!
gua ama temen2 sekelas menang Lomba maulid.
Di lomba ini, kita menang banyak banget lomba dari kategori yang beda2.
Yang gilanya, semuanya punya kontribusinya masing2.
Gua ama fadil, Ali lomba ngegambarin gentong. Gila, 2 anak ini mendadak bisa diajak bekerja sama (piss dil, li,haha). Biasanya ribut mulu ama 2 anak ini. Si ALi,
Lu tau sendiri lah kelakuannya (piss lagi li,,,haha) tapi waktu itu kompak banget ama ni anak. Si Fadil juga,dulu kerjanya ejek2an mulu ama ni anak. Dia ngejekin gua item, gua ngejekin dia Babi. Haha..Pokoknya waktu itu gua ngerasa kita bertiga kompak banget deh. Style gambar kita beda semua. Tiba-tiba harus dijadiin satu.
sukses2!haha
oia si ali jadi anak gaul sekarang. Jadi mahasiswa komunikasi.haha. si fadil, tadinya mau masuk tehnik tapi gara2 ga masuk jadi ke ipdn.gila pemikirannya kontroversial juga si fadil,,,gua ga nyangka tu anak bakal kesitu.... sukses dil ,, li!
Si irvan tadinya mau ikut lomba gambar gentong juga. Tapi ga bisa di dobel. Jadinya dia lomba desain poster kayanya (Sorry van lupa...). Padahal ni anak gambarnya keren banget. arsirannya gila. tadinya mau masuk senirupa juga, tapi sayang ga masuk.padahal temen seperjuangan juga. mudah2an taun depan bro!hehe
pemikirannya juga kontroversial ni anak. suka ga disangka2
Si triandi ama si bani ikut lomba rancang bangun...Haha..2 anak ini emang jago soal ginian. tadinya si triandi, tausendirilah. jago ngitung2.haha.orang yang sangat perhitungan. oia, tadinya ni anak jug amau masuk senirupa bareng segedung. tapi nasi berkata lain. padahal gambarnya juga jago ni anak.dan si Bani, tadinya mau masuk arsitek. tapi jadinya tehnik sipil.
ni anak juga autis. Kelakuannya idiot. yah tapi keren lah
haha...suka ga kepikiran ma kelakuannya..sukses bung!
haha dan kalo ga salah juara satu di lomba ini. haha sukses lahh!
Si Said ikut lomba ceramah kayanya,
atau sendiri kelakuan ni anak
yaa gara2 gila. buat lomba ini dapet juara juga
haha..ni anak termasuk manusia paling ga bisa diem kalo di kelas.
kerjanya ngeledekin mulu. Hahahaha
tpi solider...solider banget
haha
Si Pijar ikut lomba apaan ya
lupa jar
tapi dapet juara juga kayanya
sorry2 boy..haha
disini si pijar ga terlalu keliatan
padahal biasanya sibuk maju ke depan mulu pas upacara gara2 menang lomba ini itu.
ya maklum lah, monyet satu ini termasuk manusia paling jenius di kelas
pikirannya kontroversial tapi masih anak baik
sekarang jadi calon insinyur elektro nirkabel..haha
lupa bener
Si Dika, temen gua..dan dia salah satu orang yang paling bertanggung jawab atas euforia kelas ini. Wibawanya gede, jadi dia sukses ngompakin kita sekelas. Kita ikut lomba nasyid sekelas. Gila keren banget lah. Kayanya kita kelompok paling beda waktu itu. pas latian juga asik banget. sekarang jadi mahasiswa informatika di jakarta. jangan pelit2 proyek lu ntar
haha
Ya akhirnya happy ending...
kita banyak menangin lomba disitu
hasil lombanya kita sumbangin ke Pa Agus. Wali kelas kita. hehehe
that was a cool moment bro!!!HAhaa
yaa pokoknya kita ribut sendiri waktu itu.
haha
o iaa,,, sebenernya ada beberapa anak ga ikut gara2 ada keperluan
si bagus,,,dulu daftar UGM
yaa ga percuma...sekarang udah jadi mahasiswa disitu
hehe
si ari juga, sekarang jadi mahasiswa tehnik sipil

ini manusia2 yang gua ceritain dari tadi ----------------------------------------
sampai kuat lagi tak rapuh,
sekarang menunggu hujan
sampai reda, tak lagi hujan
berbagi gagasan dengan seorang musafir lainnya
sekarang rodaku yang rapuh tidak rapuh lagi
namun hujan tetaplah hujan
dimana engkau dewa hujan?
tahukah engkau aku kedinginan menunggumu,
aku menunggumu ketika engkau mematikan genderang mu
ketika engkau menyudahkan air matamu
yang mengalir deras sekarang
tidak peduli,
aku dan kudaku berlari bersama
gelap,
sesekali lingkaran-lingkaran rcahaya itu menyalip dan lewat
alas ku basah
lensa didepanku hampir habis ditutupi air yang mengalir
dan ketika kotor
akupun belum mandi sampai sekarang
dan aku ingat kepadamu yang dipenjarakan giginya (tertawa)
kuharap engkau tersenyum manis disana,
- TheRubberMan berkata...
Naek motor ujan2 lu toy???
2 Kalimat terakhir... wakakakkak...
- child berkata...
hebat hebat.saya juga berusaha untuk memaparkan perasaan saya terhadap "nya".
gw setuju tuh sama alasan pijar ketawa di komen sebelum ini.
hahahahahaha.
- Titoy berkata...
pijar--->tau darimana lu jarr??ketawan gt???analogi gua terlalu jelas yahh.HAHAHAHA
dika--->haha, siapa "nya"???. yahh saya juga masih kurang berani untuk jujur. banyak makna2 terlesapkan disini dan saya hanya berani menaruh sebagian makna disini.
untuk kalian berdua, tertawalah
haha
mungkin memang lucu
- child berkata...
tito==>wah lu ngomong pake TOA.labkom cuy.muthhafucka itu kecil.
Pijar==>masih inget?you'r beautiful?hha.
tampaknya sang penghuni surga bertemu racun (kalo kata cangcut).hho.
senangnya bisa mengutarakan perasaan dalam tulisan.pertanyaannya.siapa dia??
hha.
- TheRubberMan berkata...
hahahaha!!! Anda tau lah...
Titoy --- coba baca bagian gigi dipenjara... pikirkan baik2... itu indikasi yang paling jelas...
- mendekati surga berkata...
wah, tanpa kusadari sekarang ini infotainment tengah merabah blog.
ketika seorang berbicara setengah lantang, banyak orang menafsirkannya. dan terjadilah berbagai spelkulatif. tapi diantara spekulasi-spekulasi jurnalis entertainment, sepertinya ini spekulasi paling pas. tepat dan mengenai sasaran. sang public figur pun tak bisa mengelak.
goblok lu toy, mendingan teriak aja yang lantang. komentarnya ga bakalan semiris ini.hahaha.
ini lanjutan elegi sendu,toy?. gw selalu ingat gagasan brilian lw. lebih lekat dari semua tulisan ini. hhaha.
- child berkata...
cihuy gw gak ketinggalan gosip kan nih.
- Titoy berkata...
wahh bingung komen apa nihh
no komen aja deh
sambil menutupkan muka dari kamera2 wartawan
hahaha
gua iseng nulis ini
temen2 gua yang jail pada nyeletuk ga jelas gt
haha
cukup dehh...jangan ngomong banyak kalo lagi ngomong ginian
hahaha
---------------------------------
yaaaaahhhh
sebenarnya masih banyak nostalgia-nostalgia yang ingin kuungkap
mungkin di lain kesempatan,,
dan aku bingung menerjemahkan kerinduanku pada masa itu dengan sesuatu yang lebih rapih dari ini.
maaf, kenangan kalian terlalu abstrak untuk kuterjemahkan pada sesuatu yang rapih
hanya ini yang bisa kulakukan
terimakasih untuk dukungannya, kawan
sorry kalo yang belum kesebut
mungkin di lain kesempatan


"Aku bersama Mereka di ujung jalan"
aku ingat ketika aku merangkak perlahan-lahan terlebih dahulu
berjatuh-jatuh di lantai
dan aku bertemu mereka disana
mereka yang baru buatku
mereka yang berasal dari berbagai tempat dan latar belakang yang berbeda
kita campur sacara acak di wadah tertentu
mencari-cari "termal-nya" disana
aku pernah tersenyum bahagia bersama mereka
aku juga pernah menangis murung bersama mereka
dan mereka manusia-manusia yang berpengaruh dalam hidupku
kami telah melewati perjalanan yang cukup panjang
dan secara tidak sadar, rupanya sebentar lagi kami akan berpisah
mungkin berpisah untuk waktu yang tidak lama
atau mungkin waktu yang lama
ketika itu
aku menundukan kepalaku serendah-rendahnya
setelah meninggikan ragaku setinggi-tingginya dahulu
aku tersenyum untuk semua,berusaha menangis disana
dan aku belum pernah merasa sesuci ini
aku ingin tersenyum kembali ketika kita bertemu di jalan asing
sambil mengingat-ngingat masa-masa yang dahulu
mungkin, kembali tertawa keras bersama
ya,aku telah berada di ujung jalan bersama mereka
mari bersikap bijak dan tersenyum untuk semua
mudah-mudahan aku bisa berpesta bersama mereka
dan kita keluar bersama dengan suci
(mudah-mudahan kita sukses bersama,amin)
diposting oleh Titoy di 04:36 pada 2008 Apr 3
ketika ujung jalan ini begitu membuat kita gusar, tak tahu arah dan sedikit malas melanjutkannya. lalu begitu banyak mengkontaminasi otak kita.
ketika kita seolah kemudian bingung untuk mencari persimpangan jalan berikutnya. tak mau saling merelakan, walau jujur jalan dan tujuan kita masing-masing masih begitu panjang.
dan kita sampai pada suatu ketika ini, wajah-wajah cerah lalu menjadi suram. menyikapi berbagai persimpangan di ujung jalan ini, dengan tebing terjal sebelum kita sampai kepadanya.
lalu kita saling berbegangan erat sementara, sebelum saling merelakan kemudian.
aku menjadi begitu suka cerita ujung jalan ini. ketika dia terjatuh, lalu kau menatapku. seraya memohon untuk kemudian aku merangkulnya meneruskan perjalanan, walau hanya ke ujung jalan dan kemudian berpisah.
akankah ini semua kembali terulang ?, dengan segala tawa didalamnya ?.
aku hanya berharap semua tentang mudah-mudahan yang kau tulis menjadi kenyataan. tak ada yang lain.
2008 April 3 10:18
kami bersamamu saat ini di ujung jalan,,dan kamu kini bersama kami mengarungi jurang yang terjal..
kami begitu bangga pada kebersamaan ini..
Posting ini telah dihapus oleh penulisnya.
2008 April 6 02:07
tulisan lo dah buat gw nangis lagi to..
ingin selalu bersama kalian,
menghabiskan waktu bersama kalian,
sampai akhir perjalanan..