Sabtu, 14 Juni 2008

Ketika malaikat berkunjung ke sekolahku

(akhir)
kami semua selamat
selamat jatuh dari jembatan setan neraka
dan malaikat entah darimana datang menyelamatkan kami

kami menari-nari di halaman sekolah

dan bulu kuduku merinding hebat

dan merinding lega...
ketika tahu bahwa...
kami semua lolos tes adegan drama dahulu

semoga tuhan memberikan berkahnya untuk kami kedepan

dan pada akhirnya kita di ujung jalan sekali lagi
.....



aku ingat suasana kelas dahulu
banyak tertawa.
banyak bermain

banyak hal yang kulalui bersama mereka
dan pada hari ini.

sebagian temanku menangis untuk sesama
aku haru melihatnya
walaupun tanpa tangis

sekarang merka dan aku
berpisah menuju medanya masing2
(semoga tuhan memberikan berkahnya untuk kami kedepan)

tertawa gembira menikmati euphorianya
saling menyuksesi satu sama lain
terasa begitu suci ketika secara massal,
kami menyentuhkan dahi di atas tanah menghadap kiblat

terimakasih ya tuhan

Kamis, 05 Juni 2008

kengerian romantisme setan jalang

aku mengigil kedinginan
di ikat tali panas
di sebelah ku 2 iblis berdiri dengan sombong
melihatku dengan muak
menamparku berkali-kali
sampai tidak beraturan
mencabut bola mataku perlahan-lahan
mencelupkan nya ke coklat panas
dan menelannya bulat-bulat

BANGSAT!
BANGSAT!
BANGSAT!

mukaku disodori ketanah dengan kakinya
mukaku pun kotor tak suci
dari yang tidak suci
serangga-serangga lalu memperkosa mukaku
melahap dengan nafsu
bagai pak mentri nafsu melihat penyanyi dangdut

BANGSAT!
BANGSAT!
BANGSAT!

aku kabur tanpa kepala
dan terpeleset pada akhirnya
ke jurang yang dalam

........
menangis darah
darah haram
haram setan!
setan....
kelompok setan
kelompok iblis
iblis bangsat

berputar-putar di cakrawala jalang
penuh oleh setan jalang juga
dan bertanya apa salah ku

kembali berteriak
meneriakan kalimat yang sama