bukan duduk di rumah colonel sanders
Duduk di salah satu restoran cepat saji
Meja di lantai atas, seingatku
lampunya agak redup disana
dan aku terus memandang korneamu
korneamu yang di halangi sebagian lensa didepannya
sesekali mengejek ukuran matamu yang kecil
mengukur-ukur ukuran jari-jemarinmu
menyuruhmu menghabiskan eskrim yang sudah setengah mencair
dan
pada akhirnya
malam yang dingin itu
untuk jiwaku yang kesepian,
dan ramai tiba-tiba karenanya
Meja di lantai atas, seingatku
lampunya agak redup disana
dan aku terus memandang korneamu
korneamu yang di halangi sebagian lensa didepannya
sesekali mengejek ukuran matamu yang kecil
mengukur-ukur ukuran jari-jemarinmu
menyuruhmu menghabiskan eskrim yang sudah setengah mencair
dan
pada akhirnya
malam yang dingin itu
untuk jiwaku yang kesepian,
dan ramai tiba-tiba karenanya


9 Komentar:
*ehemm* keknya gw tawuu nih lo ngmgn siapaa..! hhe..
lampunya remang2 ga to??
hahaa
gak
emang tapi rada remang2 sih
haha
bah,gokil juga cerita lw!.
mancing2 infotainment muthafucka' lw!
haha
iseng cuk
hehe..ini gw tau lw ngomongin siapa.tapi tar kalo gw publikasikan tar gw diamuk masa ga ya?
yang jelas bukan gw lah..
kalo gw lw nulisnya gini
"sesekali aku mengejek badannya yang lebar dan besar"..
haha
haha...
wakwakwak
haha
iya kar,
jgn bilang2 ya...
hahahaha
waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!
kyknya gw tahu tuh syp.... bel-bel y? hsyuuuuuuuu......
hahaa
nokomen
beuh tit..tit..kamu sudah gede tit.tit.. hahahaha
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda