Kamis, 24 April 2008

Pertunjukan Selesai Pak Mentri!

ketika itu drama usai,
drama yang tidak ingin kita mainkan
penonton yang kosong meninggalkan gedung opera
para aktor dan aktris lega
karena sekali lagi,
drama itu tidak diinginkan

demi sebuah kebijakan
kita mainkan peran setan masing-masing
(sekali lagi terpaksa)
dahulu sakral, rupanya borok!!!

beginikah ruang belajarku
ahh tidak juga!
aku/kita memang tidak bisa sendiri
kebijakan itu terlalu irasional untuk seorang malaikat
karena setan jalang yang membuat kebijakannya
kita pun ikut2an jalang

dan pada akhirnya
kita menyelesaikan skenarionya dengan baik
,,,

bersihkan diri anda masing-masing teman!
kita akan bertemu di dunia yang lebih bersih kelak,
tidak kotor seperti ini

kita korban ingat!


semoga lekas sembuh indonesiaku,

6 Komentar:

Blogger sekar niti wijayanti mengatakan...

monolog gw ditanggal 24 udah beres toy..udah ga ada lagi manggung dari perintah pa mentri..'
apalagi tanggal 24 wktu itu ada penonton laki" berkacamata mencela salah satu aktor dalam teater besar"an di indonesia..
haha..rasanya aku ingin tertawa jika mengingatnya.

25 April 2008 pukul 00.58  
Blogger Titoy mengatakan...

haha iya
sampe ketawan 2 kali
penonontonnya megang2 bokong si aktorr

gua ceriain ke nyokap gua ampe ngakak

hahaha

biarlah itu menjadi kenangan2 indah

25 April 2008 pukul 04.40  
Blogger garasi kata mengatakan...

sia-siakah kita melakukan persiapan untuk semua ini ?.

waktu itu aku melihat
dendam dibungkam tawa,
dan rumah tuhan penuh terisi orang2 yg meratapi masa depan, meminta pencerahan, pengharap ampunan demi kesuksesan dan segala kemudahan dari-Nya.

lalu banyak orang saling menyemangati.
kita siap tertawa bersama, juga menangis bersama.

kekeluargaan begitu lekat.

persiapan mental ini, persiapan raga itu.
permohonan maaf ini, dan air mata itu.
sia-siakah kemudian ?.

dahulu ku kira sakral, ternyata borok ?.
dari mana kau tahu, mungkin memang borok sepanjang masa!.
yang ku tahu aku kehilangan sakralnya.

semuanya memang untuk masa depan kita, tapi selama kita berada dalam sistem ini.
sepertinya tak usah terlalu diharapkan, apalagi dipikirkan.

sudahlah, aku terlalu bosan juga terlalu muak.

malaikat = iblis, semoga saja hanya anggapan kita.

25 April 2008 pukul 06.10  
Blogger Unknown mengatakan...

hha lihat pa' mentri
kami akan merobohkan kedudukan mu
mentertawakan kedudukan mu

kami yang menang,
kami akan tertawa bersema di pertunjukan kami yang tiada akhir..

hha..

terima kasih teman atas bantuannya..

25 April 2008 pukul 06.39  
Anonymous Anonim mengatakan...

Negeri ini akan sembuh atau tidak, itu semua bergantung pada kita, para aktor penggerak panggung pertunjukan yang, AHH!!! Aku kehabisan 'sanjungan'. Aku tak tahu apa ini pertunjukan haram ataukah pertunjukan suci dalam perjuangan menentang tindakan setan yang berlagak seperti Dewa Penyelamat.

Yang jelas, pertujukan 'seni' ini telah memberikan arti baru bagi istilah Character Assasination . Ya, sebuah aksi pengkebirian kemampuan dan menjadikan kita sebagai objek-objek tindak kriminal tersembunyi yang tersimpan di dalamnya.

29 April 2008 pukul 09.04  
Blogger Titoy mengatakan...

Gilang--->ya, aku sedikit tersenyum dan menyesal sisanya ketika mengetahui aku tidak menangis ketika itu.
Sia2, aku tidak tahu dan tidak mau terlalu tahu. Mungkin tidak ada yang perlu tahu tentang hal ini. Kita bersama berada di kawasan lumpur yang pengap. Kita hanya perlu membayangkan bahwa kita berada di tempat nyaman. Kita tutup mata kita terhadap lumpur2 ganas tadi. Memang bukan preventif, tapi kukira lebih baik.

sudahlah,kita korban...
lagi-lagi kata2 itu

Rara----> Aku agak yakin bahwa pak mentri tidak akan merasa dirobohkan. Tapi biarlah kita menghibur diri kita sendiri. Diikat rantai jahanam oleh orang-orang dewasa itu.
semoga sukses untuk yang kedepan.
kuhimbau...jangan dijadikan kebiasaaan.
haha

Pijar--->Ya, kita jangan jadikan kita sebagai koloni anak muda yang banyak mengeluh dan reaktif sana-sini. Drama kemarin sudah selesai. Tidak ada alasan buat kita untuk bertindak sejujur-jujurnya. Kecuali, jika pasukan-pasukan jalang yang lalu kkembali menyerang kita.

semoga sukses untuk semua!
haha,entah kenapa aku tidak bosan mengucapkan kalimat ini

2 Mei 2008 pukul 00.02  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda