Kamis, 20 Maret 2008

di puncak berdiri gagahnya

kita hingar bingar bersama
dan menari bersama
berdiri gagah di atas puncak
tidak ada elegi disitu
yang ada celoteh-celoteh bahagia yang menggema,
tepuk tangan menderu di kandang
dan massa pun tak tahan
merasa sebagai koloni tersolid

sesekali bulu-kudukku merinding,
aku tahu itu sudah lewat
terimakasih atas rindingan dan pelamunannya
aku tidak lupa memori ini

kuharap kita bisa sukses bersama
dan tertawa kembali ketika bertemu

terimakasih atas semuanya,
termasuk tertawanya
sekali lagi aku tidak lupa

---------------------------------------------------------
kudedikasikan syair ini untuk hari ini yang membuatku terjun ke pelamunan yang bahagia,
dan aku tidak merasa rapuh disini

8 Komentar:

Blogger garasi kata mengatakan...

toy, kenapa bagian tirannya g lw tulis. tiran yang selalu berteriak-teriak. dan apalah aku tak senang membahasnya lagi. atau itu tersirat ditulisan ini ?.

20 Maret 2008 pukul 08.58  
Blogger Titoy mengatakan...

tiran yung mana
setahuku tiada tiran yang berteriak kemaren?

atau aku yang terlalu asik kemarin,
aku kurang tahu dan tidak terlalu mau tahu

mari kita simpan dulu data-data otentik itu untuk sementara waktu,
mungkin diperbincangkan sesekali

kita ditempat itu tidak leih dari 2 bulan lagi

aku ingin keluar tersenyum

22 Maret 2008 pukul 02.41  
Blogger sekar niti wijayanti mengatakan...

seberapa cintanya aku pada teman"ku...
aku bangga..walaupun aku tak menikmatinya.

22 Maret 2008 pukul 03.03  
Blogger Titoy mengatakan...

yaa
kemarin begitu berbeda
baru pertama kali merinding gara2 kaya gt

mudah2an kita sukses semua

22 Maret 2008 pukul 08.29  
Blogger child mengatakan...

haha bodohnya gw baru mengerti setelah baca beberapa kali.
ente senang?haha anda puas kami lemas.
angkat aku ketika aku lemas.maka bendera kita akan berkibar deras mengatakan peperangan bukan halangan.

22 Maret 2008 pukul 09.03  
Blogger Titoy mengatakan...

ya dan kita bangga kala mengibarkan bendera bersama

hahahaha

22 Maret 2008 pukul 10.40  
Anonymous Anonim mengatakan...

Sekali lagi, ku membaca...
Terus, terus, dan terus...
Berulang, kembali mengulang...
Bosan? Ah, tidak!!

1 April 2008 pukul 06.49  
Anonymous Anonim mengatakan...

maksudnya apa jar?

2 April 2008 pukul 04.51  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda