Senin, 17 Maret 2008

Setelah badai

Menunggu roda yang rapuh
sampai kuat lagi tak rapuh,
sekarang menunggu hujan
sampai reda, tak lagi hujan
berbagi gagasan dengan seorang musafir lainnya

sekarang rodaku yang rapuh tidak rapuh lagi
namun hujan tetaplah hujan
dimana engkau dewa hujan?
tahukah engkau aku kedinginan menunggumu,
aku menunggumu ketika engkau mematikan genderang mu
ketika engkau menyudahkan air matamu
yang mengalir deras sekarang

tidak peduli,
aku dan kudaku berlari bersama
gelap,
sesekali lingkaran-lingkaran rcahaya itu menyalip dan lewat
alas ku basah
lensa didepanku hampir habis ditutupi air yang mengalir

dan ketika kotor
akupun belum mandi sampai sekarang

dan aku ingat kepadamu yang dipenjarakan giginya (tertawa)
kuharap engkau tersenyum manis disana,

8 Komentar:

Anonymous Anonim mengatakan...

Naek motor ujan2 lu toy???
2 Kalimat terakhir... wakakakkak...

18 Maret 2008 pukul 08.44  
Blogger child mengatakan...

hebat hebat.saya juga berusaha untuk memaparkan perasaan saya terhadap "nya".
gw setuju tuh sama alasan pijar ketawa di komen sebelum ini.
hahahahahaha.

18 Maret 2008 pukul 09.14  
Blogger Titoy mengatakan...

pijar--->tau darimana lu jarr??ketawan gt???analogi gua terlalu jelas yahh.HAHAHAHA

dika--->haha, siapa "nya"???. yahh saya juga masih kurang berani untuk jujur. banyak makna2 terlesapkan disini dan saya hanya berani menaruh sebagian makna disini.

untuk kalian berdua, tertawalah
haha
mungkin memang lucu

18 Maret 2008 pukul 10.49  
Blogger child mengatakan...

tito==>wah lu ngomong pake TOA.labkom cuy.muthhafucka itu kecil.

Pijar==>masih inget?you'r beautiful?hha.
tampaknya sang penghuni surga bertemu racun (kalo kata cangcut).hho.
senangnya bisa mengutarakan perasaan dalam tulisan.pertanyaannya.siapa dia??
hha.

18 Maret 2008 pukul 20.17  
Anonymous Anonim mengatakan...

hahahaha!!! Anda tau lah...

Titoy --- coba baca bagian gigi dipenjara... pikirkan baik2... itu indikasi yang paling jelas...

19 Maret 2008 pukul 03.09  
Blogger garasi kata mengatakan...

wah, tanpa kusadari sekarang ini infotainment tengah merabah blog.

ketika seorang berbicara setengah lantang, banyak orang menafsirkannya. dan terjadilah berbagai spelkulatif. tapi diantara spekulasi-spekulasi jurnalis entertainment, sepertinya ini spekulasi paling pas. tepat dan mengenai sasaran. sang public figur pun tak bisa mengelak.

goblok lu toy, mendingan teriak aja yang lantang. komentarnya ga bakalan semiris ini.hahaha.

ini lanjutan elegi sendu,toy?. gw selalu ingat gagasan brilian lw. lebih lekat dari semua tulisan ini. hhaha.

20 Maret 2008 pukul 08.54  
Blogger child mengatakan...

cihuy gw gak ketinggalan gosip kan nih.

22 Maret 2008 pukul 08.44  
Blogger Titoy mengatakan...

wahh bingung komen apa nihh
no komen aja deh
sambil menutupkan muka dari kamera2 wartawan

hahaha

22 Maret 2008 pukul 10.43  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda