Setelah badai
Menunggu roda yang rapuh
sampai kuat lagi tak rapuh,
sekarang menunggu hujan
sampai reda, tak lagi hujan
berbagi gagasan dengan seorang musafir lainnya
sekarang rodaku yang rapuh tidak rapuh lagi
namun hujan tetaplah hujan
dimana engkau dewa hujan?
tahukah engkau aku kedinginan menunggumu,
aku menunggumu ketika engkau mematikan genderang mu
ketika engkau menyudahkan air matamu
yang mengalir deras sekarang
tidak peduli,
aku dan kudaku berlari bersama
gelap,
sesekali lingkaran-lingkaran rcahaya itu menyalip dan lewat
alas ku basah
lensa didepanku hampir habis ditutupi air yang mengalir
dan ketika kotor
akupun belum mandi sampai sekarang
dan aku ingat kepadamu yang dipenjarakan giginya (tertawa)
kuharap engkau tersenyum manis disana,
sampai kuat lagi tak rapuh,
sekarang menunggu hujan
sampai reda, tak lagi hujan
berbagi gagasan dengan seorang musafir lainnya
sekarang rodaku yang rapuh tidak rapuh lagi
namun hujan tetaplah hujan
dimana engkau dewa hujan?
tahukah engkau aku kedinginan menunggumu,
aku menunggumu ketika engkau mematikan genderang mu
ketika engkau menyudahkan air matamu
yang mengalir deras sekarang
tidak peduli,
aku dan kudaku berlari bersama
gelap,
sesekali lingkaran-lingkaran rcahaya itu menyalip dan lewat
alas ku basah
lensa didepanku hampir habis ditutupi air yang mengalir
dan ketika kotor
akupun belum mandi sampai sekarang
dan aku ingat kepadamu yang dipenjarakan giginya (tertawa)
kuharap engkau tersenyum manis disana,


8 Komentar:
Naek motor ujan2 lu toy???
2 Kalimat terakhir... wakakakkak...
hebat hebat.saya juga berusaha untuk memaparkan perasaan saya terhadap "nya".
gw setuju tuh sama alasan pijar ketawa di komen sebelum ini.
hahahahahaha.
pijar--->tau darimana lu jarr??ketawan gt???analogi gua terlalu jelas yahh.HAHAHAHA
dika--->haha, siapa "nya"???. yahh saya juga masih kurang berani untuk jujur. banyak makna2 terlesapkan disini dan saya hanya berani menaruh sebagian makna disini.
untuk kalian berdua, tertawalah
haha
mungkin memang lucu
tito==>wah lu ngomong pake TOA.labkom cuy.muthhafucka itu kecil.
Pijar==>masih inget?you'r beautiful?hha.
tampaknya sang penghuni surga bertemu racun (kalo kata cangcut).hho.
senangnya bisa mengutarakan perasaan dalam tulisan.pertanyaannya.siapa dia??
hha.
hahahaha!!! Anda tau lah...
Titoy --- coba baca bagian gigi dipenjara... pikirkan baik2... itu indikasi yang paling jelas...
wah, tanpa kusadari sekarang ini infotainment tengah merabah blog.
ketika seorang berbicara setengah lantang, banyak orang menafsirkannya. dan terjadilah berbagai spelkulatif. tapi diantara spekulasi-spekulasi jurnalis entertainment, sepertinya ini spekulasi paling pas. tepat dan mengenai sasaran. sang public figur pun tak bisa mengelak.
goblok lu toy, mendingan teriak aja yang lantang. komentarnya ga bakalan semiris ini.hahaha.
ini lanjutan elegi sendu,toy?. gw selalu ingat gagasan brilian lw. lebih lekat dari semua tulisan ini. hhaha.
cihuy gw gak ketinggalan gosip kan nih.
wahh bingung komen apa nihh
no komen aja deh
sambil menutupkan muka dari kamera2 wartawan
hahaha
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda