Senin, 05 Oktober 2009

Badai kecil bandung hari ini

aku tertidur pada siang hari
dan terbangun pada sore hari karena suara petir yang menyambar
diluar hujan lebat rupanya,
suara petirnya cukup keras
dan cukup membawaku ke nuansa suram
sudah lama aku tidak takut petir
dan hari ini aku lumayan takut dengan petir hari ini
keras sekali, diiringi angin-angin yang berputar kencang
beberapa kali angin-angin itu terasa meraba jendela ku
meraba dengan kuat,

ini gejala alam,
beberapa kesempatan aku meremehkannya(tidak sengaja)
dan nuansa hari ini semakin mengingatkan ku pada bencana alam yang terjadi baru-baru ini
Gempa padang,
mungkin nuansanya jauh lebih mengerikan bepuluh-puluh atau mungkin beratus-ratus kali lipat.
Nuansanya mungkin sanggup membuat para pemabuk dan penjudi berteriak allahuakbar,
dan sejujurnya saya masih menjadi manusia yang penuh dosa
tidak ada maksud meninggikan kepala saya
saya hanya sedang menunduki kepala ke bawah
merefleksi nuansa-nuansa menyedihkan akhir-akhir ini


Ya Tuhan sang penentu,
mudah-mudahan engkau senantiasa melindungi hambamu yang sedang menangis disana

Ya Tuhan maha segalanya
mudah-mudahan engkau selalu menjaga hamba dari kelalaian di hidup yang singkat ini

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda