allahuakbar, allahuakbar, allahuakbar,
allahuakbar allahuakbar allahuakbar...
tidak terasa bulan ramadhan tahun ini sudah di pintu keluar
sederet daftar masih aku lewat rupanya
tidak ada seayatpun yang aku lafalkan di bulan ramadhan
tidak ada satupun malam yang kuhabiskan di masjid
mungkin, tidak ada satupun solatku yang kujalankan dengan khusuk
mungkin, tidak ada satupun doa yang kupanjatkan dengan tulus
dan mungkin masih banyak deret-deret yang lain
terlalu memalukan bila kusebutkan satu-persatu ya Tuhan
disamping deret-deret labil itu,
sesungguhnya aku adalah hambamu yang labil
yang sangat jauh dari kesempurnaan
tetapi aku masih ingin berada di jalan mu ya Tuhan
aku masih ingin diperkenankan di jalan mu ya Tuhan
walaupun dengan bualan-bualan tahunan ini...
bukan maksudku untuk mengumbar bualan setiap tahunnya
dan sekali lagi aku berkata bahwa aku adalah hambamu yang labil, yang jauh dari sempurna
dari semua ocehan ocehanku yang tidak bermotif, kuucapkan terimakasihku padamu Ya Tuhan
sesungguhnya engkau masih berkenan memberi berkah di ujung Bulan yang suci ini
sesungguhnya kesempatan saling memaafkan antar manusia adalah nikmatmu yang indah di akhir Bulan yang indah ini...
allahuakbar allahuakbar allahuakbar
ya Tuhan
ijinkan aku untuk ikut bersuara membesarkan Nama mu
bersama orang-orang yang engkau anggap dijalan mu
aku akan terus memaksa untuk ikut bersuara
memaksa sampai tulus
allahuakbar allahuakbar allahuakbar
sesungguhnya aku masih mencari gaung-gaung asmamu ya Tuhan
semoga hamba masih diberi kesempatan untuk merasakan kembali nikmatmu yang tertunda
di Bulan Ramadan tahun depan
allahuakbar allahuakbar allahuakbar
tidak terasa bulan ramadhan tahun ini sudah di pintu keluar
sederet daftar masih aku lewat rupanya
tidak ada seayatpun yang aku lafalkan di bulan ramadhan
tidak ada satupun malam yang kuhabiskan di masjid
mungkin, tidak ada satupun solatku yang kujalankan dengan khusuk
mungkin, tidak ada satupun doa yang kupanjatkan dengan tulus
dan mungkin masih banyak deret-deret yang lain
terlalu memalukan bila kusebutkan satu-persatu ya Tuhan
disamping deret-deret labil itu,
sesungguhnya aku adalah hambamu yang labil
yang sangat jauh dari kesempurnaan
tetapi aku masih ingin berada di jalan mu ya Tuhan
aku masih ingin diperkenankan di jalan mu ya Tuhan
walaupun dengan bualan-bualan tahunan ini...
bukan maksudku untuk mengumbar bualan setiap tahunnya
dan sekali lagi aku berkata bahwa aku adalah hambamu yang labil, yang jauh dari sempurna
dari semua ocehan ocehanku yang tidak bermotif, kuucapkan terimakasihku padamu Ya Tuhan
sesungguhnya engkau masih berkenan memberi berkah di ujung Bulan yang suci ini
sesungguhnya kesempatan saling memaafkan antar manusia adalah nikmatmu yang indah di akhir Bulan yang indah ini...
allahuakbar allahuakbar allahuakbar
ya Tuhan
ijinkan aku untuk ikut bersuara membesarkan Nama mu
bersama orang-orang yang engkau anggap dijalan mu
aku akan terus memaksa untuk ikut bersuara
memaksa sampai tulus
allahuakbar allahuakbar allahuakbar
sesungguhnya aku masih mencari gaung-gaung asmamu ya Tuhan
semoga hamba masih diberi kesempatan untuk merasakan kembali nikmatmu yang tertunda
di Bulan Ramadan tahun depan
allahuakbar allahuakbar allahuakbar


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda