Suara-suara kecil yang sudah lama tidak bersuara
Tidak terasa sudah satu semester saya kuliah . Kuliah-kuliah kemarin, yang penuh dengan tugas. Yang sering kali memicu depresi tanpa arah. Depresi karena kecolongan waktu dalam jumlah yang cukup besar dan tokoh-tokoh muda pemalas dan kurang istirahat mengebul pekat pada hari kemarin. sebagian besar disebabkan Kekacauan manajemen waktu hingga berakhir pada depresi-depresi tugas yang tidak beres. Atau beres tapi hasilnya buruk. Padahal sudah tidak tidur semaleman. Rasanya libur-libur panjang dinanti fanatik kemarin.
Waw. Rupanya aku sudah disitu. Ya aku sudah satu minggu liburan semesteran.Dan sekali lagi, kekacauan manajemen waktu terjadi kembali dan berakibat ketidakjelasan siklus hidup yang cukup lama. Hanya depresi yang berbeda motif. Depresi karena kekurangan rutinitas yang jelas. Tapi aku cukup menikmatinya. Bersama balad-balad jaman dahulu membahas balada-balada lalu atau memulai balada-balada yang baru. Hahaha (tertawa tidak jelas). Memang mengasikan menghabiskan waktu bersama balad-balad koloni jaman dahulu. 3 tahun bersama, tiba-tiba jarang bertemu karena peraturan tuhan dan tiba-tiba dipertemukan kembali oleh liburan yang agak panjang walau hanya sebagian. Membuat kereta api bersama sambil membahas balada-balada jaman dahulu sampai bosan atau mati tertawa terpingkal-pingkal.
Memang tidak ada arah yang jelas di tulisan ini (tertawa kembali). Mungkin ini campur sari atau kolaborasi tai kucing antara keinginan perbaikan diri saya dan ulasan seminggu liburan. Ya untuk menetralisir keruhnya tulisan ini, mari berdoa (saya sendiri) agar semester depan saya bisa lebih menghargai waktu dan mencari proses pembelajaran di sudut lorong ruang kecil. Proses pembelajaran yang tidak harus dalam perspektif umum (tertawa kembali sampai gila).
Waw. Rupanya aku sudah disitu. Ya aku sudah satu minggu liburan semesteran.Dan sekali lagi, kekacauan manajemen waktu terjadi kembali dan berakibat ketidakjelasan siklus hidup yang cukup lama. Hanya depresi yang berbeda motif. Depresi karena kekurangan rutinitas yang jelas. Tapi aku cukup menikmatinya. Bersama balad-balad jaman dahulu membahas balada-balada lalu atau memulai balada-balada yang baru. Hahaha (tertawa tidak jelas). Memang mengasikan menghabiskan waktu bersama balad-balad koloni jaman dahulu. 3 tahun bersama, tiba-tiba jarang bertemu karena peraturan tuhan dan tiba-tiba dipertemukan kembali oleh liburan yang agak panjang walau hanya sebagian. Membuat kereta api bersama sambil membahas balada-balada jaman dahulu sampai bosan atau mati tertawa terpingkal-pingkal.
Memang tidak ada arah yang jelas di tulisan ini (tertawa kembali). Mungkin ini campur sari atau kolaborasi tai kucing antara keinginan perbaikan diri saya dan ulasan seminggu liburan. Ya untuk menetralisir keruhnya tulisan ini, mari berdoa (saya sendiri) agar semester depan saya bisa lebih menghargai waktu dan mencari proses pembelajaran di sudut lorong ruang kecil. Proses pembelajaran yang tidak harus dalam perspektif umum (tertawa kembali sampai gila).
---------------------------------------
Anjing, emang ga jelas tulisan gua yang ini.
dari senen liburan semester
ga jelas banget kerjaan gua.hahaha
studio, nongkrong, baca, ngobrol , dan bla bla...
gini
cuma tumpahan penyair yang sok nyeni yang udah lama ga nulis
menumpahkan sedikit ulasan tentang hidupnya yang kemarin-kemarin
dan tidak terasa sudah cukup lama saya melewati yang kemarin-kemarin


4 Komentar:
gw belom ditemuin perasaan sama lu.
berarti blm lengkap cerita balad sampai ke balada-baladanya. hhahh
yoa
lu nya kaga pernah maen kesini sih
ato sebaliknya??
hahaha
hahaha,, liburan gua lebih lama dari lo toy,, bayangin 1 setengah bulan gua libur,,
mau panjang2an liburan nih ceritanya.. gw yakin g ada yang libur sepanjang gw : stengah tahun!
percaya g lw? ada trouble gitu dech..
btw, liburan gw juga (apa ya? lw kayaknya depresi amat liburan..) penat! gw niat gemukin badan liburan ini.. tapi setiap kali gw makan, keluar lagi lewat dubur.. kapan gw gemuknya cba? wkwkw..
depresi?
aduh, konsultasi atuh ke sini..
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda