Selasa, 11 Maret 2008

Dinamika Kehidupan-artikel

Dulu, sering timbul pertanyaan-pertanyaan subjektif di benak saya. Kenapa ada orang yang lebih suka berjalan-jalan di mal ketimbang duduk membaca di rumah, kenapa ada orang yang lebih suka mendengarkan keroncong ketimbang musik klasik, Kenapa ada orang yang lebih menyukai Kerispatih ketimbang Kangen Band (haha, so what!?), kenapa ada orang yang lebih mengidolakan allesandro nesta ketimbang Steven Gerrard (udah dik,hehe), Kenapa tidak semua orang suka Arctic monkey, Kenapa ada orang yang menyukai 3 Diva, Kenapa Nenek saya tidak suka lagu Radiohead, Kenapa Kakek saya hanya menyukai musik keroncong, Kenapa Mama saya bilang Led Zeppelin itu Buruk, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan subjektif saya lainnya.
Terkesan Egois, memang. Dulu saya sering berpikir seperti itu dan melamunkan jawabannya. Sampai sekarang saya masih suka berpikir seperti itu. Jawabnya, ya itulah dinamika kehidupan, istilah itu saya pinjam dari ibu teman saya (thanx lang!haha). Dalam konteks ini, Dinamika itu sangat luas. Orang berbeda-beda itu wajar. Dan indah tentunya. Hal-hal tadi bisa dihubungkan ke beberapa faktor. Masalah seperti itu sering dihubungkan dengan selera. Disini murni tidak ada yang salah. Orang punya pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam hal ini. Dan tidak ada seorang pun yang berhak menyalahi pertimbangan masing-masing orang. Tapi, Orang berhak bertukar pendapat dengan tujuan ingin mempengaruhi atau apa.
Kenyataanya, Sangat sulit untuk mempengaruhi kesukaan masing-masing orang. Kakek saya hanya punya satu selera musik (walaupun kakek saya sendiri tidak mengaku statement itu), Saya belum pernah melihat kakek mendengar musik selain Keroncong, kecuali ikut mendengarkan. Suatu hari saya pernah mencoba menyetel Radiohead ketika kita sedang duduk bersama-sama di Ruang tamu. Waktu itu saya putar the Gloaming dan pada saat itu ekspresi kakek saya berubah seperti orang yang tidak buang air besar selama seminggu dan berkata "Apa jehh lagunya, kaya orang mau mati saja. Ganti ganti!!!!". Dan pada saat itu juga, saya pindah lagunya ke no suprise. Spontan kakek saya berkata "Nah, ini rada enakan!".
Problema seperti itu, saya pikir sudah ada yang mengatur. Dan kalau dipikir beberapa kali, Dinamika kehidupan itu memang indah. Pasti akan terlihat aneh membayangkan Nenek saya bergoyang dengan gembira ketika mendengar I bet you look good on the dance floor nya ARTIC MONKEY sambil berteriak I LOVE YOU ALEX TURNER!. Atau ketika semua potongan rambut anak-anak ABG mengikuti potongan ala Alex Turner.
Jadi dalam hal ini memang tidak ada yang salah. Rasakan hal itu sebagai keindahan. Sekarang saya lebih bisa menerima kenapa adik saya ada yang menyukai suara Titi DJ, atau Mama saya tidak menyukai led zeppelin, atau Papa saya yang tidak menyukai THE SIGIT tapi menyukai deep purple,atau kakek saya yang terang-terang menyatakan tidak suka tulisan Soe Hoek Gie, atau OPA saya yang hanya suka musik jazz,atau anak perempuan yang lebih suka lirik-lirik R n B amerika ketimbang lirik Fake Plastic treesnya Radiohead (Sipit2,haha).

12 Komentar:

Anonymous Anonim mengatakan...

Hahahahaha lucu, sampe ketawa2 ngeliat realita kehidupan keluarga kita. Jd sekarng dah bisa nerima kan kl ibal sk ma titi dj ????

12 Maret 2008 pukul 03.49  
Anonymous Anonim mengatakan...

hi son,
Mama n papa are proud when reading your idea. It's cool son!!!!!
Now you realize the differences making the world become beautiful and so colourfull. Imagine if everything is the same in the world, no varieties. How boring. When people can stand side by side (remember what john lennon said in "ebony n ivory"), live together in harmony without arguing about their differences. It's really nice. Kid, now you understand that people have the right to choose freely like my choice listening the jazz than linking park (ha ha ha). But I'm ok when u listen nidji or british boys band (am I correct?)at your bed room while I'm typing on your computer.I tried to enjoy listening your music. One thing is I like listening you when you play guitar. Whatever song you play I like it. You're so talented for me (indeed coz I'm your mom).
Well son, keep expressing your idea but don't forget to prepare your exam. The exam is the first priority for you now, God bless u. always praying.

12 Maret 2008 pukul 04.18  
Blogger Titoy mengatakan...

iqbal--->titi dj???belum sihh
tpai setelah dipikir dalam jangka waktu yang ditentukan dan demi perdamaian dunia, tito terima dahh.HAHAHAHA

12 Maret 2008 pukul 04.31  
Blogger Titoy mengatakan...

mama papa--->lucu ga ma???iseng tuhh.tapi jadi sering maen internet,,hahahaha
piss2.
british boy band??
wahh,,,yang bikin ancur kata boy bandnya....british band are enaugh
haha

12 Maret 2008 pukul 04.34  
Anonymous Anonim mengatakan...

Hmmmm, interesting....
Kasus simplenya gini....
Coba deh lu bayangin kalo jari lu jempol semua....
Gimana caralu buat ngangkat gelas??
heuheuheu....

12 Maret 2008 pukul 06.19  
Blogger Titoy mengatakan...

haha
ngangkat gelas ga mesti pake 5 jari normal ko

ga pake tangan aja bisa
banyak jalan menuju purwokerto

12 Maret 2008 pukul 07.46  
Anonymous Anonim mengatakan...

toy,
maen internet boleh2 aja. tapi jangan kebablasan ingat2 ujian and bill telpon. tapi pagi adek lapor rekening telpon naik naik kepuncak gunung he..he...

13 Maret 2008 pukul 04.07  
Anonymous Anonim mengatakan...

banyak jalan menuju purwekerto???
emangny mayangsari apa
hehehehehehehe

14 Maret 2008 pukul 03.02  
Blogger child mengatakan...

ang penting jangan bawa bawa berbatov !!!!
lu gila lu kalo gw harus rela ngeluarin komen buat lu cuma gara - gara ada kata berbatovnya !!!
lu bangsat lu.
gak ada kata sederhana atau apa lah.
pokonya hidup itu niatnya ibadah aja lah.
kalo dulu aja ada yang nyembah berhala berarti sekarang pada seneng 3diva juga gpp.

14 Maret 2008 pukul 08.46  
Blogger garasi kata mengatakan...

bagus toy,
hidup penuh dinamika.
dan dinamika penuh dengan warna-warni.

seperti kebenaran nyata adalah sesuatu yang tidak pernah diumbar.
tidak dilukiskan dengan kata-kata.
dan semua yang dipublikasikan dengan ucapan disertai teriak, tawa juga air mata adalah kebohongan!.

seorang dengan kebenaran lebih banyak diam, tidak selalu berargumen.
karena takut mengucapkan kebohongan.

dan itu adalah dinamika selanjutnya.

14 Maret 2008 pukul 10.38  
Blogger sekar niti wijayanti mengatakan...

gw baru ngerti setelah baca ini..
mengapa lw aneh??
dan jawabannya ada disini..

16 Maret 2008 pukul 00.48  
Blogger Titoy mengatakan...

mama--->piss2 ma,,,,namanya juga adaptasi
dika--->keleum2 lagi mau diganti
gilang--->baca dulu ah lang!ntar gua baca punya lu,,oke
sekar--->mungkin,,,gua sendiri ga tau. Interpretasinya bebas dikeluarkan

16 Maret 2008 pukul 01.10  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda